• Search
  • Menu
Read Detail

Asuransi Pertanian Bakal Sasar Petani Cabai dan Bawang Merah

16:06 WIB | Tuesday, 08-August-2017

 

 

Kabar gembira bagi petani cabai dan bawang merah di Indonesia. Kementerian Pertanian tengah persiapkan asuransi pertanian bagi mereka. Semoga rencana tersebut bisa terlaksana agar petani tidak tersengat panasnya kegagalan panen.

 

 

 

Cabai dan bawang merah kini menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa terelakkan. Karenanya, peningkatan produksi terus diupayakan berbagai pihak. Sayangnya, kondisi iklim yang tidak menentu menjadi kendala yang harus dihadapi petani komoditas hortikultura ini.

 

Cuaca panas yang kemudian tiba-tiba hujan seringkali dihadapi petani dan akhirnya menyebabkan kerusakan produk hingga menyebabkan kerugian. Beragam varietas tahan iklim ekstrim sebenarnya sudah diluncurkan Kementerian Pertanian. Namun dirasakan masih kurang untuk petani. Karenanya, desakan melindungi petani dan unit usahanya melalui asuransi pertanian terus dilakukan. 

 

“Sekarang memang tengah digodok rencana mengenai rencana asuransi pertanian untuk bawang dan cabai,” kata Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana saat Panen Raya dan Penyerahan Alsintan di Kampung Sutam, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu.

 

Namun, Dadih enggan memastikan kapan asuransi pertanian, khusus petani cabai dan bawang ini diluncurkan. “Yang jelas sekarang tengah dianalisa resikonya, besaran asuransi hingga cakupan asuransinya,” katanya.

 

Sebenarnya asuransi pertanian ini bukanlah hal baru yang dilakukan Kementerian Pertanian untuk melindungi dan kepastian usaha petani.  Kementerian Pertanian sudah mengeluarkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). Meskipun kini serapan dari kedua asuransi tersebut masih belum mencapai target, sudah banyak petani padi dan peternak yang merasakan manfaatnya. Gsh/Yul

 

 

 

Editor : Yulianto