• Search
  • Menu
Read Detail

Melawan Pedagang Nakal

09:46 WIB | Tuesday, 13-June-2017

Seperti kebiasaan yang terus berulang, harga sembako dan berbagai kebutuhan hidup bisa dipastikan melonjak menjelang lebaran tiba. Meskipun banyak supermarket dan pusat perbelanjaan mengadakan acara diskon produk besar-besaran, namun sesungguhnya pasar justru sedang bergejolak karena harga semua produk cenderung naik.

 

Yang paling kelihatan tentu kebutuhan masyarakat untuk menyambut lebaran, di antaranya; daging, telur, daging ayam, bawang putih dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Kalau pun ada yang turun (di beberapa daerah telur ayam memang turun), itu jelas ada anomali yang tidak wajar.

 

Yang paling menderita dari lonjakan harga tentu rakyat kecil dan kalangan bawah. Mereka sudah banyak berteriak menanggapi kenaikan harga ini, sementara pemerintah juga sudah merespon dengan melakukan operasi pasar  di beberapa daerah.

 

Namun seperti sudah menjadi hukum pasar, harga tidak juga bisa turun, dan konsumen tetap harus menanggung harga yang lebih mahal untuk semua kebutuhan hidup.

 

Fenomena lonjakan ini seperti sebuah siklus yang terus berputar dan terjadi berulang menjelang puasa Ramadhan. Mungkin ada ‘kesepakatan’ diantara para pedagang untuk mengeruk keuntungan besar ditengah nafsu besar konsumen untuk berbelanja menjelang lebaran.

 

Para pedagang tampaknya sudah sangat hafal dengan perilaku konsumen, yang tiba-tiba saja menjadi tidak peka harga ketika menjelang masuk  bulan Ramadhan. Mereka serempak menaikkan harga hampir semua barang, dengan keyakinan konsumen pasti akan tetap membeli.

 

Kalau sinyalemen itu benar tentu kita patut mempertanyakan. Negeri besar dengan konsumen mencapai lebih dari dua ratus lima puluh juta jiwa ternyata bisa dengan mudah dipermainkan para pedagang.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066