• Search
  • Menu
Read Detail

Lada, Masih Jadi Usaha Tani yang Menjanjikan

12:21 WIB | Monday, 22-May-2017

Lada menjadi salah satu tanaman rempah-rempah yang memiliki nilai cukup tinggi. Bahkan penjajah Belanda dan Portugis datang ke Indonesia karena alasan ingin menguasai komoditas ekspor tersebut.

 

Di Belitung Timur, tanaman lada sudah menjadi gantungan hidup petani. Selain menguntungkan, lada juga diminati daerah lain dan pasarannya masih terbuka. “Lada yang kita tanam dalam satu tahun hanya panen sekali. Dalam satu kali panan bisa mencapai 2 ton/ha,” kata petani lada Belitung Timur, Indro Mukis, saat ditemui di sela Gelar Teknologi, di ajang Penas XV Petani dan Nelayan, di Aceh, Selasa (9/5).

 

Menurut Indro, hingga akhir tahun 2016 harga lada sempat menyentuh di angka Rp 180 ribu-200 ribu/kg. Saat ini harga lada di tingkat pengepul hanya Rp 80 ribu-90 ribu/ kg. Meski saat ini harga lada sedang turun, Indro tetap optimis nanti akan naik lagi.

 

Indro dan teman-temannya yang tergabung dalam Kelompok Tani Sejahtera tetap konsisten menanam lada. Pasalnya, lada telah menjadi kehidupan mereka sejak tahun 1999.  Ada 20 orang petani di kelompok yang semuanya hidup dari tanaman lada.

 

Menurutnya, lada produksi petani Belitung Timur kualitasnya cukup bagus, sehingga pembeli atau pengepul datang sendiri ke lokasi penyimpanan lada petani. Musim panen raya biasanya jatuh pada Agustus-September. Sekali panen bisa mencapai 2 ton/ha.

 

Indro yakin bertani lada tak ada matinya. Mengapa demikian? Pasalnya, tiap rumah tangga pasti memerlukan lada sebagai bumbu masak. Begitu juga rumah makan, restoran, dan industri olahan makanan juga perlu lada. “Kami tak kuatir kehilangan pasar. Masa depan petani lada masih cerah dan usaha tani ini juga menjanjikan. Terbukti banyak petani yang tertarik bertani lada di Belitung Timur,” ungkap Indro.

 

Varietas Baru

 

Guna mengantisipasi kemunduran produksi, Indro mulai mencari varietas baru benih lada yang cocok ditanam di kampung halaman. “Setelah kami perhatikan, hanya dua jenis yang bagus hasilnya di Belitung Timur, yakni jenis sahang dan mrapen,” katanya.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066