• Search
  • Menu
Read Detail

Mentan Berburu Kuliner di Kampus Penelitian Cimanggu

17:02 WIB | Wednesday, 17-May-2017

Setelah penggerebekan penimbun bawang putih di Maruda, Jakarta Utara lalu dilanjutkan blusukan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (17/5) pagi untuk meninjau langsung kondisi harga pangan, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman langsung menuju Kota Hujan, Bogor.

 

Di Bogor, tepatnya di lapangan Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian, Kampus Penelitian Cimanggu, Bogor. Amran berburu kuliner Bogor di acara bazzar Ramadhan yang menjual aneka sembako dan kuliner. Amran mengambil sendiri tempe orek, ikan kembung pindang dan ayam bumbu.

 

Meski hanya sedikit mencicipi, Amran berkomentar citarasa masakan yang enak. Bahkan dirinya mempersilahkan awak media untuk ikut mengambil masakan untuk sarapan. “Ayo wartawan ambil, mau apa saja. Saya yang traktir,” ajak Amran kepada awak media. Sayangnya, wartawan justru menolak secara halus. 

 

Amran sengaja berkunjung ke Bazzar Ramadhan Balitbang Pertanian sebelum rapat koordinasi  implementasi embung dan bangunan air bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

 

Di sela-sela menikmati kuliner Bogor, Amran sempat memenuhi permintaan puluhan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar untuk berfoto bersama. Tak hanya berselfie ris, Amran terlihat berbincang sebentar dengan mahasiswa dengan menanyakan asal universitas. “Saya minta kalian mendukung pertanian Indonesia,” ujarnya saat mengetahui para mahasiswa tersebut berasal dari tanah kelahirannya.

 

Saat berbincang dengan wartawan, Amran sempat mengungkapkan mengenai kasus penggerebekan penimbun bawang putih di Marunda, Jakarta Utara, Dengan adanya kasus tersebut, Amran menuturkan, pemerintah telah mencabut perijinan impor perusahaan tersebut. "Mendag langsung cabut ijinnya. Mereka tidak boleh dagang bawang putih lagi di Indonesia," tegasnya.

 

Amran mengetakan, pemerintah dan asosiasi perdagangan sudah sepakat melepas bawang putih dengan harga Rp 25 rib/kgsehingga harga di pasar paling mahal Rp 30 ribu/kg. "Pokoknya jangan sampai lewat di harga Rp 38 ribu," ujarnya.Gsh

 

Editor : Yulianto