• Search
  • Menu
Read Detail

Ragam Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal

19:26 WIB | Tuesday, 16-May-2017

Ketahanan pangan Indonesia akan terus bermasalah apabila hanya bertumpu pada swasembada beras. Masalahnya mencakup empat aspek. Pertama, aspek produksi dan ketersediaan.

 

Kedua, aspek distribusi, yakni proses pengangkutan bahan pangan dari suatu tempat ke tempat lain, dari produsen ke konsumen.Ketiga, aspek konsumsi, yaitu diawali oleh suatu keadaan dimana masyarakat di Indonesia memiliki tingkat konsumsi yang tinggi terhadap bahan pangan berupa beras. Keempat,aspek kemiskinan.

 

Dari empataspek permasalahan tersebutsalah satu solusi yang dapat dilakukan agar dapat mempertahankan ketahanan pangan yang baik adalah melalui diversifikasi pangan.

 

Konsep diversifikasi pangan harus terus dikembangkan dan diimplementasikan. Sebetulnya, diversifikasi pangan sudah merupakan budaya masyarakat secara tradisional.Kalau pola pangan tradisional ini dikembangkan secara terencana dan terarah maka masalah kesulitan pangan tidak perlu terjadi.

 

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam. Penduduk harus diajakpandai memanfaatkan ekosistem yang ada demi keberlanjutan pangan bagi masyarakat Indonesia. Mereka tidak selayaknya mengandalkan ketahanan pangannya bukan pada satu komoditas unggulan saja yaitu beras, tetapi pada berbagai komoditas unggulan termasuk di dalamnya beras serta komoditi-komoditi lokal lainnya seperti jagung, sagu, umbi-umbian, dan lain-lain.

 

Beberapa ragam jenis dan manfaat dari pangan yang beragam di Indonesia dapat digambarkan sebagai berikut. Pertama, jagung. Di Indonesia, jagung diberdayakan untuk memenuhi berbagai keperluan baik pangan maupun non pangan. Sebagai bahan pangan beberapa hasil olahannya meliputi: pati, tepung jagung, snack, berondong(popcorn), jenang, nasi jagung, sirup jagung dan lain sebagainya.

 

Tanaman jagungdapat tumbuh dan berproduksi secara merata di manapun, dikarenakan karakteristik tanaman jagung yang merupakan tanaman yang dapat tumbuh di daerah sub-tropis maupun tropis. Di Indonesia beberapa sentra penghasil utama tanaman jagung ialah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, D.I.Yogyakarta, dan lain sebagainya.

 

Kedua, sagu.Sagu merupakan salah satu sumber pangan populer bagi sebagian masyarakat Indonesia Timur dan sebagian daeah Pulau Sumatera. Di Indonesia sendiri potensi mengenai sagu sebagai produk alternatif pangan nasional sangat berpeluang dan menjanjikan. Hal tersebut mengingat areal penghasil sagu dunia yang saat ini masih dipegang indonesia dengan besaran mencapai angka 60% dari total areal sagu dunia.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066