• Search
  • Menu
Read Detail

Temu Karya Dorong Petani Nelayan Lahirkan Inovasi yang Menyejahterakan

14:44 WIB | Wednesday, 26-April-2017

Lomba Inovasi Teknologi pertanian temuan petani dan nelayan kembali digelar dalam ajang Penas Petani Nelayan XV di Aceh yang akan digelar 6-11 Mei 2017. Sebanyak 21 petani nelayan dari perwakilan 21 provinsi sudah mendaftarkan temuan inovasi teknologi pertanian mereka.

 

Lomba inovasi teknologi pertanian dalam ajang Penas Petani Nelayan diberi nama program Temu Karya. Sekretaris Badan Karantina Pertanian drh Sujarwanto MM saat membuka rapat Tim Juri Temu Karya di Aceh berharap Temu Karya ini bisa menghasilkan teknologi pertanian rekayasa petani yang bisa meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani.

 

“Selain itu, teknologi pertanian yang dikembangkan haruslah mudah digunakan dan dikembangkan petani,” tambah Sujarwanto (20/4).

 

Kepada petani nelayan yang mengikuti lomba pada Temu Karya ini diharuskan mendapat surat tugas dari dinas pertanian atau yang terkait tingkat provinsi. Satu provinsi hanya bisa diwakili satu karya inovasi teknologi pertanian.

 

Tim Juri pada Temu Karya kali ini berasal dari perwakilan dari Universitas Syiah Kuala, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Peneliti, Birokrat dan Media Masa yakni dari Tabloid Sinar Tani dan Serambi Indonesia.

 

Penilaian lomba Temu Karya akan dilakukan pada tanggal 8-9 Mei 2017 di ajang Penas Petani Nelayan XV Aceh. Nilai diambil dari makalah, poster, peraga, pemaparan materi dan wawancara.

 

Panitia Lomba Temu Karya dari Badan Karantina Pertanian sudah menyiapkan penghargaan untuk Juara I, II, III dan Juara Harapan I, II, dan III. Som

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Pimpinan Redaksi