• Search
  • Menu
Read Detail

Mentan Minta Pejabat Kantongi Pakta Integritas

16:53 WIB | Monday, 17-April-2017

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman meminta pejabat Kementerian Pertanian, dari mulai eselon dua hingga empat untuk mengantongi Pakta Integritas. Bukan hanya itu, para pejabat juga wajib menghayati apa yang terkandung dalam perjanjian tersebut.

 

“Dalam pakta integritas, tiap pejabat  berperan aktif mencegah dan memberantas korupsi. Karena itu eselon dua, tiga dan empat wajib mengantongi Pakta Integritas. Kalau perlu dihapal,” kata Amran saat pelantikan pejabat eselon dua Kementerian Pertanian, di Jakarta, Senin (17/4).  

 

Bukan hanya kepada pejabat eselon dua hingga empat, Amran juga meminta, panitia seleksi pejabat juga harus hapal dan menghayati isi Pakta Integritas.

 

Setidaknya ada dua isi Pakta Integritas yang menjadi perhatian Menteri Pertanian. Pertama, berperan secara pro-aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela. Kedua, tidak menerima hadiah atau sesuatu imbalan berupa apa saja yang bersifat ilegal atau koruptif.

 

Karena itu Amran mengingatkan, jangan sampai ada yang menganggap Pakta Integritas tersebut tidak perlu. “Kami bisa saja sewaktu-waktu menanyakan (pakta integritas,red) saat di lapangan. Jadi tolong eselon dua, tiga dan empat wajib membawa catatan pakta integritas itu. Kalau perlu simpan dalam dompet. Boleh saja tidak membawa, tapi yang penting hapal dan dihayati,” tuturnya.

 

Amran mengatakan, dengan menghayati isi Pakta Integritas tersebut, tiap pejabat eselon akan menjaga Kementerian Pertanian. Apalagi kini kinerja Kementerian Pertanian telah membaik.

 

Contohnya, kondisi harga beberapa komoditi pertanian mulai stabil. Harga bawang merah dan cabai yang sempat gaduh, kini sudah relatif membaik. Begitu juga harga telur dan daging ayam sudah dapat terkontrol. Begitu juga ketersediaan daging dan beras menghadapi hari besar keagamaan sudah cukup aman.  Stok beras di gudang Bulog mencapai 2 juta ton.

 

“Saya akui untuk menjaga Kementerian Pertanian tidak bisa sendiri, kita harus bersama-sama. Kita sama-sama jaga kehormatan Kementerian Pertanian. Alhamdulillah saat ada persoalan kemarin, kita tidak tersentuh,” ujarnya.

 

Sementara itu pejabat eselon dua yang dilantik yakni, Dr. Andriko Noto Susanto sebagai Pejabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan; Drs. Sotarduga Hutbarat (Pj. Inspektur Investigasi, Itjen Kementerian Pertanian); Ir. Raden Roro Sri Widayati (Pj. Direktur Pakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan); Dr. Prihasto Setyanto (Pj. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura). Yul

 

Editor : Yulianto