• Search
  • Menu
Read Detail

Pemerintah Tambah 6.058 PPL PNS

16:28 WIB | Tuesday, 11-April-2017

Sebanyak  6.058 Tenaga Harian Lepas - Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Mereka dinyatakan lulus seleksi dari 6.069 yang ikut seleksi.

 

Kepada mereka, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyerahkan  formasi dan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS penyuluh pertanian. Penyerahanya dilakukan secara simbolis oleh Mentan  kepada 441 bupati/walikota selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) di Alun-alun Bung Karno, Desa Kali Rejo, Ungaran, Kabupetan Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/4).

 

 “Ini adalah perjuangan yang panjang kita lalui bersama,” kata Andi Amran  Sulaiman dengan wajah gembira.  Turut hadir dalam acara penyerahan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi pertanian Herman Khaeron.

 

Seleksi CPNS Penyuluh Pertanian dilaksanakan 3-6 Oktober 2016. Seleksi ini khusus diperuntukkan bagi THL-TBPP yang direkrut tahun 2007, 2008, dan 2009 dengan keputusan Menteri Pertanian Nomor 117/KPTS/KP.100/2/2016 dan Nomor 392/KPTS/KP.100/6/2016.

 

“Dari 7.684 yang diusulkan, ternyata yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi sebanyak 6.069 orang,” Jelas Amran Sulaiman.

 

Mentan berharap dengan diangkatnya THL TBPP menjadi CPNS, mereka bisa meningkatkan kinerja dan kualitas serta profesionalisme demi menunjang peningkatan produksi Produksi pangan yang dimaksud adalah Upaya Khusus (Upsus) padi, jagung dan kedelai serta sapi induk wajib bunting (Siwab) dan lainnya.

 

“Selain itu, pengawalan dan pendampingan penyuluh pertanian kepada pelaku utama dan pelaku usaha dapat berkelanjutan dalam rangka peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pangan pangan guna percepatan pencapaian swasembada pangan dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

 

Gubernur Jawa Tengah menambahkan penyuluh harus tetap ada, karena penyuluhlah yang membantu petani menyelesaikan persoalan petani dan manfaatkanlah teknologi untuk membantu petani dalam mengatasi persoalan pertanian. Idealnya 1 penyuluh satu desa yang belum dipenuhi saat ini dapat disiasati dengan membrijing kekurangan dengan memanfaatkan teknologi.

 

Wakil Ketua Komisi IV  DPR RI Herman Chaeron menyambut baik acara ini. “Pengangkatan THL TBPP menjadi CPNS penyuluh pertanian bukan sekedar status tetapi spirit yang harus diutamakan dalam membantu petani. Karena pengangkatan CPNS penyuluh pertanian adalah sesuatu hal yang luar biasa terkait saat itu pengangkatan CPNS masih dalam moratorium,” katanya. PR/Som

 

 

 

 

Editor : Pimpinan Redaksi