• Search
  • Menu
Read Detail

Peremajaan Pada Tanaman Kakao Agar Produksi Lebih Tinggi

14:07 WIB | Monday, 10-April-2017

Siapa yang tidak suka dengan coklat alias Kakao (Theobroma cacao) pastinya dari anak kecil hingga dewasa menyukainya.

 

Tanaman kakao adalah jenis tanaman perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini dimanfaatkan bijinya sebagai bahan utama pembuatan bubuk kakao atau coklat. Bubuk coklat adalah bahan untuk pembuatan susu, kue, es krim, dan lain-lain.

 

Kakao merupakan komoditas perkebunan yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Diperkirakan tidak kurang dari 1,84 juta keluarga yang pendapatan utamanya tergantung pada komoditas kakao. Selain itu, lebih kurang 1 juta keluarga mengandalkan pendapatannya dari industri hilir kakao. Posisi tersebut menunjukkan bahwa peranan pekebun kakao dalam perekonomian nasional cukup signifikan.

 

Dengan semakin meningkatnya permintaan akan komoditi kakao ini, namun di lapangan produksi dari tanaman kakao ini semakin mengalami penurunan, karena budidaya kakao di tanah air kita Indonesia masih menggunakan tanaman-tanaman lama yang sudah tua yang produksinya sudah berkurang.

 

Solusi dari kenyataan ini yaitu tiada lain harus adanya peremajaan tanaman kakao di antaranya dengan teknik sambung pucuk agar kakao tua hasil sambung pucuk kembali produksi tinggi.

 

Untuk pembibitan tanaman kakao ada 2 (dua) cara yang pertama dengan cara generatif (biji) yaitu dengan menyemai biji kakao yang telah dikeringkan, sedangkan yang kedua dengan cara vegetatif yaitu dengan setek, tempel, cangkok, dan sambung pucuk. Pada umumnya bibit yang digunakan dengan cara vegetatif karena cepat berbuah dan mirip dengan induknya.

 

Peremajaan tanaman kakao menjadi satu-satunya solusi dari masalah budidaya kakao yaitu dengan sambung pucuk (chupon grafting). Sambung pucuk adalah salah satu teknik pengembangbiakan tanaman yang digunakan untuk menyambung dengan menggunakan bagian tanaman yang telah diketahui kualitasnya atau yang prodiktif ke bagian bawah tanaman kakao. Teknik ini sangat mudah dilakukan dan pekebun bisa melakukannya sendiri. Adapun cara kerjanya adalah sebagai berikut :

 

1. Persiapan Alat dan Bahan

 

Alat yang digunakan adalah pisau okulasi, kantung plastik buram, dan tali plastik. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu tangkai pucuk yang akan di sambung.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Pimpinan Redaksi