• Search
  • Menu
Read Detail

Perusahaan Pembibitan Wajib Pangkas Produksi DOC

16:51 WIB | Friday, 31-March-2017

Untuk mengntisipasi terjadinya kelebihan pasokan, pemerintah mengeluarkan kebijakan pengurangan DOC (day old chick). Beleid tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 3035/Kpts/PK010/F/03/2017 mengenai Pengurangan DOC FS Jantan Layer dan FS Ayam Layer.

 

Dalam kebijakan tersebut, perusahaan pembibitan PS Broiler wajib melakukan pengurangan produksi DOC FS sebanyak 8% dari total produksi perusahaan. Pengurangan ini dilakukan secara bertahap, mulai 27 Maret 2017 dan ditinjau tiap dua minggu sekali.

 

Dirjen Peternakan dan Kesehatan, I Ketut Diarmita mengatakan, saat ini pemerintah berupaya menata perunggasan di bagian hulu dengan melakukan supply management (manajemen pasokan).

 

“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar saat ini, maka perlu mengatur kembali pasokan bibit agar sesuai dengan naik turunnya permintaan, sehingga tidak terjadi over supply,” kata Ketut di sela-sela pemberian telur gratis kepada PAUD di Subang, Jumat (31/3).

 

Karena itu, menurutnya, peningkatan populasi ayam ras harus diimbangi dengan besarnya kebutuhan atau permintaan untuk menghindari terjadinya penurunan harga akibat kelebihan daging ayam. Pada prinsipnya peraturan tersebut di terbitkan sebagai upaya menjaga keseimbangan.

 

“Harapannya agar industri perunggasan tetap dapat bekembang dan memberikan kontribusi kepada negara melalui penyediaan bahan pangan asal ternak yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, serta dapat menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tutur Ketut.

 

Berdasarkan data statistik peternakan tahun 2016, populasi ayam ras pedaging mencapai 1,59 miliar ekor, ayam petelur sebanyak 162 juta ekor dan ayam ras mencapai 299 juta ekor atau meningkat sekitar 4,2% dari populasi tahun 2015. Sedangkan produksi unggas menyumbang 83% dari penyediaan daging nasional, sedangkan produksi daging ayam ras menyumbang 66%.

 

Sementara itu untuk menjaga pasokan telur, PT Charoen Pokphan Indonesia (CPI) memberikan telur gratis untuk anak sekolah, lebih tepatnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan posyandu. Jumlah telur yang diberikan sebanyak 637.161 butir untuk 192 PAUD di Kabupaten Subang. “Telur-telur ini berasal dari peternakan milik PT CP Indonesia yang berada di Subang yang bebas dari penyakit hewan menular terutama Avian Influenza (AI),” kata Komisaris Independen, PT CPI, Mayjen Purnawirawan Suparman. Cla

 

Editor : Ahmad Soim