• Search
  • Menu
Read Detail

Mentan Minta Percepat Serapan Gabah Petani

10:37 WIB | Wednesday, 15-March-2017

Panen Raya di Lamongan dan Tuban

 

Pemerintah terus menggenjot percepatan serapan gabah petani saat musim panen raya. Bahkan Kementerian Pertanian telah menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian Permentan No. 03/2017 tentang pembelian gabah di luar kualitas.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, percepatan serapan gabah petani (sergap) merupakan perintah Presiden RI Joko Widodo melalui Perpres 20/2017). Intinya agar apapun kondisi gabah yang ada di lapangan dibeli dengan harga Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

 

“Kami sudah keluarkan Permentan No. 03/2017. Gabah Kering Panen (GKP) dengan kadar air 25-30% tetap dibeli dengan harga Rp 3.700/kg,” kata Amran saat menghadiri panen raya padi di Desa Tri Tunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (7/3). 

 

Mentan juga melakukan panen raya padi dan sergab Di Desa Sugiwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Hadir pada kegiatan ini, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak; Direktur Sumberdaya Manusia dan Umum Perum Bulog, Wahyu Suparyono; Bupati Lamongan, Muhammad Fadli; dan Bupati Tuban, Fathul Huda.

 

Terkait percepatan serap gabah tersebut, Amran meminta Perum Bulog untuk membeli gabah petani dengan HPP yang sudah ditetapkan pemerintah yakni Rp 3.700/kg. Pemerintah menargetkan penyerapan gabah petani minimal 4 juta ton setara beras dalam waktu 6 bulan yakni Maret-Agustus 2017.

 

Tidak hanya kepada Bulog untuk menerima gabah milik petani dengan HPP, Amran juga meminta kepala-kepala desa dan Babinsa mengawal pengiriman gabah ke Bulog. Bahkan dia menegaskan, gudang Bulog tidak boleh kosong. Jika penuh, maka Bulog harus mencarikan gudang (swasta) agar semua gabah petani terserap. Sebab, petani tidak boleh rugi karena gabahnya terjual murah atau di bawah HPP.

 

"Tidak ada alasan Bulog tidak menerima. Jangan biarkan rakyat berteriak dan tidak ada lagi alasan petani dirugikan. Tolong kita bahu membahu," ujarnya. Karena itu Amran optimis target penyerapan gabah petani sesuai permintaan Presiden RI bisa tercapai. Saat ini Bulog telah meningkatkan serapan dari 200 ton menjadi 14 ribu ton/hari. “Tapi kami ingin tingkatkan lagi, kita ingin 20 ribu sampai 30 ribu ton/hari,” ujarnya.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066