• Search
  • Menu
Read Detail

Kiat-Kiat Pengendalian Penyakit Blas

10:34 WIB | Monday, 09-January-2017

Pertanyaan :

 

Sudah setahun terakhir ini karena tuntutan tugas, saya bertempat tinggal di daerah pedesaan yang dikelilingi areal persawahan. Saya banyak mengenal orang yang berprofesi sebagai petani. Memasuki musim penghujan mereka banyak yang mengungkapkan kekhawatiran pertanaman padi mereka terserang penyakit blas.

 

Yang ingin saya tanyakan, seberapa bahayanya penyakit blas terhadap perkembangan tanaman padi? Bagaimana kiatnya agar tanaman padi kita tidak terserang penyakit yang konon cukup mematikan tersebut? Mohon informasi dari Sinar Tani. Atas penjelasannya diucapkan terima kasih.

 

Syawaluddin, Indramayu

 

 

 

Jawaban :

 

Memang benar blas termasuk jenis penyakit yang ditakuti kebanyakan petani padi. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea. Awalnya penyakit ini merupakan salah satu kendala utama pada budidaya padi gogo, namun belakangan sudah menyebar di lahan sawah irigasi termasuk yang ada di daerah Indramayu Jawa Barat.

 

Jamur P. grisea patut diwaspadai terutama di musim tanam yang bertepatan jatuhnya dengan musim hujan karena dapat menyerang pada semua fase pertumbuhan tanaman padi mulai dari persemaian sampai menjelang panen. Pada fase persemaian dan vegetatif jamur umumnya menyerang daun sehingga disebut blas daun. Sedangkan pada fase tanaman tua (generatif) umumnya sasaran serangan di bagian leher malai, malai padi, bulir padi sehingga disebut blas leher.

 

Serangan blas leher dapat menurunkan hasil panen secara langsung karena leher malai menjadi busuk dan patah sehingga proses pengisian gabah terganggu yang berbuntut bulir padi menjadi hampa. Dalam kondisi sangat parah, serangan blas leher dapat menyebabkan tanaman puso alias tak bisa dipanen sama sekali.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066