• Search
  • Menu
Read Detail

Wong Kito Sukses Dongkrak Produksi Pangan

09:21 WIB | Friday, 06-January-2017

Tahun 2016 baru saja berakhir dan masing-masing provinsi mulai dinilai peningkatan produksinya. Provinsi Sumatera Selatan akhirnya dinobatkan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebagai provinsi yang paling sukses partisipasinya dalam Upsus Pajale.

 

Sukses yang disandang Provinsi Wong Kito ini memang tidak berlebihan. Pasalnya, pencapaian luas tanam dan produksi padi, jagung, kedelai (pajale) telah menunjukkan kenaikan yang nyata. 

 

“Ini semua berkat usaha dan partisipasi semua pihak dan elemen pertanian mulai dari provinsi, kabupaten hingga kecamatan. Mulai dari anggota dinas pertanian, TNI/Polri hingga kelompok petani,” tutur Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, Erwin Noor Wibowo. 

 

Misalnya, luas tanam padi di Sumatera Selatan tahun 2016 mencapai 1.101.588 ha atau lebih tinggi 207.368 ha dibandingkan tahun 2015 yang hanya 894.220 ha. Produksi dari luasan tersebut telah mencapai 5.402.187 ton gabah kering giling (GKG) atau lebih tinggi 1.154.265 ton GKG dibandingkan produksi tahun 2015 yang mencapai 4.247.922 GKG. Hasil produksi ini diprediksi surplus 2.581.429 ton beras.

 

Khusus untuk jagung, luasan tanam tahun 2016 sudah mencapai 93.927 ha. Bahkan diharapkan tahun-tahun mendatang bisa meningkat lagi seiring upaya peningkatan produksi jagung yang diintegrasikan dengan tanaman perkebunan. “Di sini jagung bisa ditanam sebagai tanaman sela di perkebunan sawit dan kelapa saat masih muda,” katanya.

 

Sebagian besar atau sekitar 96% perkebunan karet adalah milik rakyat. Sedangkan untuk kelapa sawit sekitar 55% milik perusahaan inti, 30% milik petani plasma dan 15% milik petani swadaya. Salah satu sentra