• Search
  • Menu
Read Detail

Yuk Belajar Menanam Hidroponik

21:56 WIB | Tuesday, 09-February-2016

Berbagai jenis sayuran bisa dengan mudah ditanam secara hidroponik. Untuk sarananya bisa menggunakan paralon. Hidroponik dengan cara ini dapat diterapkan siapa saja karena sangat mudah.

 

Tanaman dapat ditempatkan di mana saja, yang penting pada saat hujan tanaman tidak kehujanan. Kalau kehujanan larutan nutrisi akan menjadi lebih encer dari yang seharusnya.

 

Untuk pertumbuhannya tanaman memerlukan sinar matahari. Dalam satu hari tanaman minimal membutuhkan 5 jam penyinaran, tapi dengan intensitas yang rendah. Sebab, sinar matahari yang terik justru tidak baik untuk tanaman.

 

Berikut ini teknik sederhana menanam sistem hidroponik, seperti yang diungkapkan pemilik PT. Tropical Rain Indonesia, Kunto Herwibowo.

 

Alat dan Bahan yang Diperlukan

 

  1. Hidroponik kit untuk bercocok tanam, dapat dibuat dari paralon.
  2. Media tanam rockwool. Media ini terbuat dari batuan volcanik yang dipanaskan sedemikian rupa sehingga terbentuk serat-serat. Media ini steril dari sumber hama, penyakit dan gulma.
  3. Benih sayur. Berbagai jenis sayuran daun dapat ditanam dengan teknologi ini. Misalnya kangkung, selada, pakcoy, caisim dan sebagainya.
  4. Nutrisi hidroponik. Karena pada sistem hidroponik, tanaman mendapatkan unsur hara dari larutan, maka larutan tersebut harus mengandung nutrisi.

 

Cara Menanam

 

  1. Semaikan benih ke media yang sudah disiapkan.
  2. Pilih benih yang bernas (berisi). Gunakan pinset. Benih dibenamkan ke media sedalam kira-kira 2-5 mm.
  3. Benih yang sudah disemai disiram sampai media tanam menjadi basah. Gunakan air bersih, pada tahap ini belum menggunakan pupuk.
  4. Tutup kit dengan plastik selama 3-5 hari. Tujuannya agar media jadi lembab dan selalu hangat sehingga perkecambahan akan mudah.
  5. Benih akan berkecambah setelah 3-5 hari. Isi hidroponik kit dengan larutan nutrisi sampai menyentuh bagian bawah dari media tanam.
  6. Hidroponik kit harus diletakkan pada tempat yang datar, mendapat sinar matahari dan sebaiknya tidak kena hujan.
  7. Apabila nutrisi berkurang, tambahkan lagi larutan nutrisi. Setelah 30 hari, sayuran bisa dipanen, tergantung jenis sayuran dan sinar matahari. Teknik ini sangat minim

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066